5 Tool yang dipakai Oleh Hacker Untuk Menjalankan Aksinya


Bismillah, 5 Tool yang dipakai Oleh Hacker Untuk Menjalankan Aksinya, Saya rasa semua orang yang mengerti atau Setidaknya tau masalah Dunia IT pasti mengenal Siapa itu Hacker, Iya Hacker kebanyakan Orang menganggap bahwa hacker itu adalah seseorang yang mengerti Komputer atau Program atau mungkin kebanyakan orang menganggap hacker itu adalah orang yang Bisa Membobol akun seseorang atau Meretas Website Seseorang Jawabannya : IYA.
Tapi sempatkah terfikir oleh Anda Aplikasi atau Tool apa saja sih yang dipakai Oleh Para Hacker di Indonesia atau Dunia untuk menjalankan Aksinya, tentu membuat Para Pembaca bertanya-tanya ada juga yang berpendapat Hacker lebih dominan Menggunakan Linux, Jawabannya Iya karena Linux Open Source dan Lebih hebat daripada OS lainnya Seperti Windows atau OSX


tetapi tidak sedikit Pula hacker yang menggunakan Sistem Operasi OS Windows untuk menjalankan Aksinya, dalam artian hacker bukanlah Para pemegang Linux Saja tapi banyak Pula yang menggunakan OS Windows, dan dalam Artikel ini saya akan membahas 5 Tool yang dipakai Oleh Hacker Untuk Menjalankan Aksinya :

  1. Metasploit

    Tool Pertama yang saya Kenalpan Adalah Metasploit, Metasploit merupakan sofware security yang sering digunakan untuk menguji coba ketahanan suatu sistem dengan cara mengeksploitasi kelemahan software suatu sistem.Metasploit diciptakan oleh HD Moore pada tahun 2003 sebagai sebuah alat jaringan portabel menggunakan bahasa scripting Perl. Kemudian, Metasploit Framework benar-benar ditulis ulang dalam bahasa pemrograman Ruby.

    Metasploit Framework
    Pada tanggal 21 Oktober 2009, Proyek Metasploit mengumumkan yang telah diakuisisi oleh Rapid7, sebuah perusahaan keamanan yang menyediakan solusi kerentanan manajemen terpadu. Seperti produk komersial yang sebanding seperti kanvas Imunitas atau Inti Dampak Core Security Technologies, Metasploit dapat digunakan untuk menguji kerentanan sistem komputer untuk melindungi mereka atau untuk masuk ke sistem remote. Seperti alat-alat keamanan banyak informasi, Metasploit dapat digunakan untuk kegiatan baik yang sah dan tidak sah. Sejak akuisisi dari Metasploit Framework. Metasploit biasanya digunakan untuk menyerang application layer dengan 0 day attack yang merupakan metode penyerangan pada software yang belum di patch. Metasploit biasa dikaitkan dengan istilah remote exploitation, maksudnya penyerang berada pada jarak jangkauan yang jauh dapat mengendalikan komputer korban.
  2. NMAP

    dan yang kedua NMAP, merupakan sebuah tool open source untuk eksplorasi dan audit keamanan jaringan. Ia dirancang untuk memeriksa jaringan besar secara cepat, meskipun ia dapat pula bekerja terhadap host tunggal.
    Nmap
    Nmap menggunakan paket IP raw dalam cara yang canggih untuk menentukan host mana saja yang tersedia pada jaringan, layanan (nama aplikasi dan versi) apa yang diberikan, sistem operasi (dan versinya) apa yang digunakan, apa jenis firewall/filter paket yang digunakan, dan sejumlah karakteristik lainnya. Meskipun Nmap umumnya digunakan untuk audit keamanan, namun banyak administrator sistem dan jaringan menganggapnya berguna untuk tugas rutin seperti inventori jaringan, mengelola jadwal upgrade layanan, dan melakukan monitoring uptime host atau layanan. Sampai saat ini masih masuk Kategori Tool Scanner yang Paling baik.
  3. Hydra

    Hydra
    Alat untuk BruteForce.THC Hydra (The Hacker’s Choice) Hydra menggunakan dictionary attack untuk menguji password yang lemah atau sederhana pada satu atau remote host banyak menjalankan berbagai layanan yang berbeda.Ia dirancang sebagai utilitas bukti-konsep untuk menunjukkan kemudahan password buruk dipilih retak. Hal ini dapat melakukan serangan kamus cepat terhadap lebih dari 30 protokol, termasuk telnet, ftp, http, https, smb, beberapa database, dan banyak lagi. Mencari List Username Atau Password Secara Decription.


  4. Vega
    Tool ini biasanya di Pakai untuk Mencari Kelemahan Website , Vegaadalah scanner gratis dan open source dan platform penetration test untuk menguji keamanan aplikasi web.
    Subgraph Vega
    Vega dapat membantu Anda menemukan dan memvalidasi SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS),  mengungkapkan informasi sensitif, dan kerentanan lainnya. Scanner ini ditulis dalam bahasa Java, yang berbasis GUI, dan dapat berjalan pada Linux, OS X, dan Windows.mencakup scanner otomatis untuk pengujian secara cepat dan memiliki fitur proxy dalam pemeriksaan taktis. Vega scanner dapat menemukan XSS (cross-site scripting), injeksi SQL, dan kerentanan lainnya. Vega dapat dikembangkan dengan menggunakan API dalam bahasa web: Javascript. Tool ini juga tersedia Untuk Linux dan Windows
  5. Social Engineer Toolkit

    Adalah Tool yang mengandalkan Kelemahan atau Kelalaian Manusia, atau Social Engineer Toolkit adalah tindakan untuk memanipulasi pikiran seseorang.
    Social Engineer Toolkit
    untuk mendapatkan tujuan yang diharapkan. Soc-eng adalah istilah umum dan dalam keseharian setiap orang melakukan hal ini, tetapi penggunaan Soc-Eng dalam dunia hacking dan Pen-Test menjadi sedikit berbeda. Fungsi utama daripada Soc-Eng dalam dunia Hacking adalah untuk mendapatkan informasi, mendapatkan izin akses dan banyak hal yang lainnya juga.
    Ada banyak macam tehik Soc-Eng, tips dan trick menpgenai hal ini banyak bertebaran di internet seperti tutorial yang sedang anda baca ini, dan juga banyak sekali tool yang dapat digunakan untuk melakukan tehnik serangan Social-Engineering.
dan itu lah seputar 5 Tool yang dipakai Oleh Hacker Untuk Menjalankan Aksinya


Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "5 Tool yang dipakai Oleh Hacker Untuk Menjalankan Aksinya"

  1. thank sob, penting seputar 5 tool yang di pakai oleh hacker ini, mudahan bermanfaat

    ReplyDelete
  2. ifony menarik om, 5 tool itu free gk?

    ReplyDelete
  3. tool hacker kebanyakan adanya di Linux ya

    ReplyDelete